
Sei Pakning, Riau – BIRU terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan infrastruktur maritim yang berkualitas melalui pelaksanaan pekerjaan pemasangan Cathodic Protection (CP) pada Proyek Revitalisasi Dermaga Small Craft Port Sei Pakning. Pekerjaan ini merupakan salah satu tahapan strategis dalam proses revitalisasi dermaga yang bertujuan meningkatkan keandalan struktur baja sekaligus memperpanjang masa layan fasilitas pelabuhan.
Sebagai infrastruktur yang beroperasi di lingkungan laut, struktur dermaga menghadapi tantangan berupa paparan air laut, kadar garam yang tinggi, kelembapan, serta perubahan pasang surut yang dapat mempercepat proses korosi pada elemen baja. Oleh karena itu, selain mengutamakan kualitas konstruksi, penerapan sistem perlindungan terhadap korosi menjadi aspek penting dalam menjaga kekuatan dan keamanan struktur untuk jangka panjang.
Cathodic Protection merupakan teknologi perlindungan korosi yang bekerja dengan mengendalikan reaksi elektrokimia pada logam sehingga laju korosi dapat ditekan secara signifikan. Sistem ini banyak diterapkan pada berbagai infrastruktur kelautan, seperti dermaga, jetty, pipa bawah laut, tangki penyimpanan, hingga platform lepas pantai karena terbukti mampu menjaga integritas struktur selama masa operasionalnya
Dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan, tim proyek BIRU melaksanakan pemasangan Cathodic Protection sesuai metode kerja dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Tahapan pekerjaan diawali dengan identifikasi titik-titik pemasangan berdasarkan desain teknis, dilanjutkan dengan instalasi anoda sebagai media proteksi terhadap struktur baja dermaga. Setelah seluruh komponen terpasang, dilakukan pemeriksaan dan pengujian untuk memastikan sistem bekerja secara optimal serta memenuhi standar kualitas yang dipersyaratkan.

Seluruh proses pelaksanaan dilakukan secara terencana dengan koordinasi yang baik antar tim konstruksi, pengawas lapangan, dan pihak terkait. Pengawasan mutu diterapkan pada setiap tahapan pekerjaan guna memastikan setiap komponen terpasang sesuai desain dan memberikan performa perlindungan yang maksimal terhadap struktur dermaga.
Selain meningkatkan ketahanan struktur terhadap korosi, penerapan Cathodic Protection juga memberikan berbagai manfaat jangka panjang. Sistem ini mampu mengurangi risiko kerusakan akibat korosi, memperpanjang umur layanan aset, menekan kebutuhan perbaikan maupun penggantian komponen, serta meningkatkan efisiensi biaya pemeliharaan selama masa operasional dermaga. Dengan demikian, keberadaan sistem ini menjadi investasi penting dalam menjaga keberlanjutan fungsi infrastruktur pelabuhan.

Salah satu keunggulan sistem Cathodic Protection yang diterapkan pada Proyek Revitalisasi Dermaga Small Craft Port Sei Pakning adalah masa perlindungan desain (design life) hingga 15 tahun. Dengan perencanaan teknis yang tepat, pemilihan material anoda yang sesuai, serta pemasangan yang memenuhi spesifikasi, sistem ini dirancang mampu memberikan perlindungan berkelanjutan terhadap struktur baja dermaga selama periode tersebut. Perlindungan jangka panjang ini tidak hanya menjaga integritas struktur dari risiko korosi akibat lingkungan laut yang agresif, tetapi juga mengurangi frekuensi pekerjaan pemeliharaan, meningkatkan keandalan operasional dermaga, serta memberikan efisiensi biaya siklus hidup (life cycle cost) infrastruktur.
Pelaksanaan pekerjaan juga tetap mengedepankan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai bagian dari budaya kerja BIRU. Setiap personel yang terlibat memastikan seluruh aktivitas dilakukan sesuai prosedur keselamatan, menggunakan alat pelindung diri (APD), serta mengikuti standar operasional yang berlaku. Di sisi lain, pengendalian mutu dilakukan secara berkelanjutan agar hasil pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis dan standar konstruksi yang telah ditetapkan.
