
Padang, 9 Juli 2026 – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kualitas pelaksanaan proyek, PT Biru Sistem Perkasa melaksanakan Management Walkthrough ke sejumlah proyek strategis di Provinsi Sumatera Barat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pengawasan manajemen terhadap kesiapan pelaksanaan konstruksi, kualitas pekerjaan, serta efektivitas pengelolaan sumber daya proyek agar seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Kunjungan diawali di lokasi pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XX/TIB di Kota Padang. Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama, Wakil Direktur Utama, dan Construction Manager, PT Biru Sistem Perkasa yang secara langsung melakukan peninjauan terhadap kondisi lapangan melalui agenda Site Readiness Assessment.
Dalam kegiatan ini, manajemen melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan lokasi proyek, mulai dari kondisi area kerja, akses menuju lokasi, kesiapan fasilitas pendukung, hingga aspek teknis dan keselamatan kerja. Evaluasi tersebut bertujuan memastikan seluruh persyaratan konstruksi telah terpenuhi sehingga pelaksanaan pekerjaan dapat berlangsung secara efektif, aman, dan sesuai dengan standar mutu perusahaan.

Selain melakukan inspeksi lapangan, jajaran manajemen juga berdiskusi dengan tim proyek mengenai strategi pelaksanaan pekerjaan, potensi tantangan yang mungkin dihadapi, serta langkah-langkah mitigasi yang perlu dipersiapkan sejak awal. Pendekatan ini diharapkan mampu meminimalkan risiko selama masa konstruksi dan menjaga kelancaran pelaksanaan proyek hingga tahap penyelesaian.
Usai menyelesaikan agenda di Kota Padang, Wakil Direktur Utama melanjutkan Management Walkthrough menuju lokasi pembangunan YTP 897/Singgalang di Kabupaten Agam. Kunjungan ini difokuskan pada evaluasi pelaksanaan pekerjaan yang sedang berlangsung sebagai bagian dari pengendalian mutu dan monitoring progres proyek secara berkala.
Dalam peninjauan tersebut, dilakukan pemeriksaan terhadap perkembangan fisik pekerjaan di lapangan, kesesuaian pelaksanaan dengan rencana kerja, kualitas hasil konstruksi, serta kesiapan sumber daya proyek yang meliputi tenaga kerja, material, peralatan, dan dukungan operasional lainnya. Seluruh aspek tersebut menjadi indikator penting dalam memastikan proyek berjalan sesuai jadwal sekaligus memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan perusahaan.

Wakil Direktur Utama juga melakukan koordinasi langsung dengan tim pelaksana proyek guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi aktual di lapangan. Diskusi tersebut membahas progres pekerjaan, tantangan operasional yang dihadapi, kebutuhan percepatan apabila diperlukan, hingga upaya peningkatan efektivitas pelaksanaan proyek agar setiap target dapat dicapai secara optimal.
Management Walkthrough tidak hanya menjadi sarana pengawasan terhadap progres pembangunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara manajemen dan tim proyek. Melalui interaksi langsung di lapangan, setiap masukan, kendala, maupun peluang peningkatan kinerja dapat diidentifikasi lebih dini sehingga keputusan yang diambil dapat memberikan dampak positif terhadap keberhasilan proyek.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen PT Biru Sistem Perkasa dalam menerapkan budaya kerja yang mengedepankan kualitas, keselamatan, ketepatan waktu, dan perbaikan berkelanjutan pada setiap proyek yang dikerjakan. Dengan pengawasan yang dilakukan secara langsung oleh jajaran manajemen, perusahaan berharap seluruh proyek dapat terlaksana sesuai spesifikasi teknis, memenuhi harapan para pemangku kepentingan, serta memberikan hasil pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan.
