Simalungun, Sumatera Utara – Inspektorat Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Itjen Kemhan) melaksanakan Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) terhadap proyek pembangunan Yonif TP 901/Suhul Gading di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Kamis, 22 Juli 2026. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan pekerjaan pembangunan berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku, spesifikasi teknis, dan target yang telah ditetapkan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kolonel CPM Sihol Tambunan dan Kolonel Laut Bambang dari Itjen Kemhan; Kolonel CBA Rinaldo Sinaga dari Inspektorat Jenderal Mabes TNI; Bambang Ismanto dari Pusat Konstruksi Kementerian Pertahanan; Letnan Kolonel Inf. Ibnu Anwar dari Inspektorat Kodam I/Bukit Barisan; Letnan Kolonel Inf. Agus Rangkuti, Komandan Kodim 0207/Simalungun; Letnan Kolonel Inf. Mahmud, Komandan Yonif TP 901/Suhul Gading; Kapten Arh. Jr. Sianipar dari Staf Perencanaan Kodam I/Bukit Barisan; dan Letnan Dua Czi Sayed Fauzan, Kepala Urusan Pengawasan Teknik Kodam I/Bukit Barisan.
Wasrik diawali dengan presentasi proyek oleh PT BIRU SISTEM PERKASA (BIRU) selaku mitra pelaksana proyek, didukung oleh tim DED. Presentasi mencakup perkembangan terkini proyek, kondisi dan tantangan di lapangan, langkah mitigasi, serta Recovery Plan yang disusun untuk mendukung percepatan dan penyelesaian proyek.
Dalam presentasi tersebut, tim Inspektorat Jenderal mengapresiasi progres proyek yang telah mencapai 69,56%, dengan memperhatikan kondisi dan dinamika yang berlangsung di lokasi proyek. Capaian ini mencerminkan komitmen berkelanjutan BIRU dalam menjaga pelaksanaan proyek sambil mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi selama proses konstruksi.
Setelah presentasi, tim pemeriksa melakukan peninjauan lapangan ke berbagai area pembangunan. Tim memeriksa struktur bangunan dan fasilitas pendukung yang telah selesai dikerjakan, serta menyampaikan apresiasi atas hasil pekerjaan BIRU, khususnya dari sisi kualitas dan kerapian area kerja secara keseluruhan.


Pemeriksaan dilanjutkan dengan peninjauan Marshalling Area Yonif TP 901/Suhul Gading, dengan fokus pada kesiapan dan kondisi fasilitas pendukung di dalam area proyek.
Wasrik ditutup dengan pemeriksaan dokumen administrasi proyek untuk memastikan kelengkapan dan kesesuaian catatan yang mendukung pelaksanaan pekerjaan.
Secara keseluruhan, pemeriksaan berjalan lancar, dan tim Inspektorat Jenderal menyampaikan apresiasi atas progres, kualitas, dan hasil pekerjaan yang ditunjukkan BIRU. Catatan teknis yang diberikan selama pemeriksaan menjadi masukan penting untuk evaluasi dan perbaikan lebih lanjut, agar pembangunan Yonif TP 901/Suhul Gading terus berjalan sesuai standar dan persyaratan teknis yang berlaku.
Melalui proses Wasrik ini, BIRU terus menunjukkan komitmennya terhadap kualitas, ketepatan waktu, dan akuntabilitas dalam melaksanakan proyek-proyek strategis, sekaligus memastikan setiap tahap konstruksi dilaksanakan sesuai standar dan persyaratan yang ditetapkan.